Berita  

Gandeng Perguruan Silat hingga Tokoh Masyarakat, Wakapolresta Tuban Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Rembug Bareng

TUBAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polresta Tuban dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

Salah satunya melalui kegiatan Rembug Bareng Pokdar Kamtibmas Bersama Elemen Masyarakat yang digelar di Pendopo Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Selasa (3/11/2026) siang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., tersebut, pejabat utama Polresta Tuban, Forkopimca Plumpang, instansi terkait, kepala desa se-Kecamatan Plumpang, perwakilan perguruan pencak silat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Tuban menegaskan bahwa Rembug Bareng Pokdar Kamtibmas merupakan wadah komunikasi dan dialog terbuka antara kepolisian dengan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan Rembug Bareng ini, kami ingin membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Wakapolresta mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, informasi maupun kendala yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

“Setiap persoalan perlu kita bicarakan dan carikan solusi bersama agar tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas,” ungkap AKBP Windy Syafutra.

Sejumlah persoalan menjadi pembahasan dalam forum tersebut, di antaranya penyebab kecelakaan lalu lintas, ketersediaan BBM bersubsidi, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, potensi gesekan antarperguruan pencak silat hingga kasus pencurian yang terjadi di lingkungan sekolah.

Wakapolresta juga mengingatkan pentingnya meningkatkan peran tiga pilar di tingkat desa, yakni kepala desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar lebih aktif membangun komunikasi serta menyelesaikan berbagai persoalan sejak dini melalui pendekatan yang humanis dan kekeluargaan.

AKBP Windy berharap sinergi tiga pilar di desa terus ditingkatkan. Apabila ada permasalahan di tengah masyarakat, segera komunikasikan dan koordinasikan sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

“Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” imbuhnya.

Selain membahas persoalan Kamtibmas, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, AKBP Windy juga menyosialisasikan layanan Kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan bantuan maupun kehadiran petugas kepolisian secara cepat selama 24 jam ketika membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila mengetahui adanya gangguan keamanan, tindak kriminalitas maupun membutuhkan pertolongan polisi” jelasnya.

Tidak hanya menjadi ruang dialog, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian sarana kontak kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan warga.

Melalui kegiatan Rembug Bareng Pokdar Kamtibmas ini, Polresta Tuban berharap terbangun komunikasi, solidaritas dan kebersamaan yang semakin kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perangkat desa serta seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Plumpang senantiasa terjaga aman, nyaman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *